Macam-Macam Kecerdasan Multipel dalam Stimulasi Bayi

stimulasi bayi

Kecerdasan multipel merupakan kecerdasan yang dapat ditingkatkan pada anak-anak. Kecerdasan tersebut memiliki jenis yang beraneka ragam. Berikut adalah kecerdasan-kecerdasan tersebut yang sangat efektif ditingkatkan ketika usia anak masih bayi yaitu dengan pemberian stimulasi bayi.

  1. Bodily kinesthetic, yaitu ketrampilan dalam gerak anggota tubuh contohnya dalam menari dan olahraga.
  2. Logical mathematical, yaitu kemampuan berpikir dan memecahkan masalah dengan menggunakan logika matematika.
  3. Visual spatial, yaitu kemampuan untuk berpikir tiga dimensi
  4. Interpersonal, yaitu sebuah kemampuan memahami dan menyesuaikan diri dengan orang lain.
  5. Intrapersonal, yaitu kemampuan dalam memahami dan mengendalikan diri sendiri.
  6. Musical, yaitu sebuah kemampuan dalam kepekaan atau merasakan dan berekspresi dengan bunyi, nada, melodi dan irama atau lebih mudahnya semua hal yang berhubungan dengan suara.
  7. Naturalist, yaitu kemampuan dalam memahami dan memanfaatkan lingkungan.
  8. Verbal Linguistic, yaitu sebuah kemampuan untuk menguraikan pikiran dalam kalimat-kalimat bisa dapat berupa diskusi, pidato, presentasi, dan tulisan.

Kedelapan kecerdasan yang telah disebutkan diatas dapat dipengaruhi faktor keturunan atau bawaan dan faktor lingkungan.

Seorang anak ketika waktu bayi ataupun sudah tumbuh besar hingga usia 3 hingga 4 tahun dapat mengembangkan berbagai jenis kecerdasan multipel jika memiliki faktor genetik atau keturuan atau bawaan dan dirangsang oleh lingkungan secara terus-menerus. Stimulasi bayi adalah rangsangan yang dilakukan oleh faktor lingkungan. Rangsangan tersebut dilakukan oleh ibu ataupun ayahnya guna untuk meningkatkan kemampuan-kemapuan kecerdasan yang ada. Baby Spa dari Zwitsal merupakan stimulus yang sangat baik bagi bayi.

Perlu diketahui sel-sel otak janin dibentuk sejak masa kandungan ibu mencapai 3-4 bulan. Kemudian setelah bayi dilahirkan hingga usianya 3 hingga 4 tahun, sel-sel otak tersebut akan bertambah sangat cepat yang hingga mencapai miliaran sel, tetapi dalam kondisi yang belum terhubung antar sel-sel tersebut. Untuk mengetahui perkembangan sel-sel tersebut dapat dilihat dari perubahan lingkar kepalanya ataupun penambahan berat otaknya. Ketika bayi baru dilahirkan, ia memiliki berat otak seberat 25% jika dibandingkan dengan otak miliki orang dewasa. Kemudian setelah usianya menginjak 1 tahun, berat otaknya telah mencapai 70% dari otak orang dewasa. Semua proses perkembangan otak ini akan berlangsung sangat cepat hingga usianya menginjak 4 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *