Menelaah Pemeliharaan Preventive

preventive maintenance

 

Preventive maintenance jika diartikan secara umum merupakan suatu kegiatan analisis ekonomis. Kegiatan analisis  tersebut dilakukan secara sistematis untuk menjamin berfungsinya peralatan produksi dan melestarikan alat-alat tersebut agar tetap berguna. Penerapan sistem seperti ini baik sekali dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang produksi seperti garmen. Mengingat di dalam perusahaannya terdapat banyak peralatan untuk menunjang hasil produksinya tersebut.

Untuk menerapkan sistemnya bisa dilakukan dengan cara pemeriksaan berkala yang dilakukan oleh mekanik khusus. Pemeriksaan tersebut tentu saja dapat menghindari terjadinya kerusakan yang fatal yang mungkin saja bisa menyebabkan proses produksi terhenti. Cara seperti ini juga yang menjadi bagian dari sistem ini yaitu inspeksi yang bertujuan memelihara periodik dengan cara memeriksa kondisi komponen peralatan produksi.

Selain itu ada juga pemeriksaan yang dilakukan ketika peralatan sedang bekerja. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan jika alat tersebut masih berfungsi dengan baik pada saat melakukan pekerjaannya. Penilaiannya dapat dilihat juga dari hasil produksinya apakah masih berkualitas baik atau masih ada kekurangannya. Adapun penilaian yang dilakukan ketika mesin berhenti bekerja yang disebut dengan pemeliharaan berhenti atau shutdown maintenance.

Tujuan dari diadakannya penerapan sistem preventive maintenance adalah mewujudkan terciptanya koordinasi yang baik antara bagian produksi dan sistemnya. Dengan begitu maka beragam hal yang tidak dibutuhkan lagi dapat dikurangi seperti keberadaan alat yang memang sudah tidak berguna. Hal seperti itu tentu saja akan mengurangi biaya produksi menjadi lebih rendah namun tetap memiliki hasil produksi dengan tingkat terbaik dari hasil mesin lain yang masih sempurna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *