perkembangan anak pada usia dini

perkembangan anak

perkembangan anak pada usia dini mengalami masa dimana anak merasa sangat peka atau sensitif dalam menerima rangsangan atau sering disebut dengan masa keemasan ( the golden years). setiap anak memiliki perbedaan dalam menerima rangsangan tergantung laju pertumbuhan dan perkembangan anak tiu sendiri. masa dimana terjadi kematangan fungsi fisik dan psikis yang siap merespon rangsangan yang diberikan oleh lingkungan.

berikut beberapa aspek perkembangan anak pada usia dini,

1. Aspek perkembangan kognitif

pada aspek perkembangan kognitif terjadi tiga tahap,

– tahap sensorimotor, terjadi pada usia 0-2 tahun

– tahap pra-operasional , terjadi pada usia 2-7 tahun

– tahap konkret operasional , terjadi pada usia 7-11 tahun

 

2. Aspek perkembagan fisik

perkembangan fisik erat kaitannya dengan keterampilan motorik, pada perkembangan ini terjadi dua tahapan. keterampilan motorik anak usia 4-5 tahun lebih banyak berkembang pada motorik kasar, jika anak sudah menginjak usia 5 tahun barula anak mengalami perkembangan motorik halus.

 

3.Aspek perkembangan bahasa

belajar bahasa mencakup belajar menulis dan membaca, untuk bisa menulis dan membaca anak perlu mengenal beberapa kata dan lebih luasnya anak lebih mengenal kalimat.

 

4. aspek perkembangan sosial-emosional

pada aspek perkembangan sosial-emosional terjadi beberapa tahap

– tahap 1 terjadi pada usia 0-2 tahun , pada tahap ini anak bisa merespon rangsangan dari luar dengan sikap percaya atau curiga

 

– tahap 2 terjadi pada usia 2-3 tahun, pada tahap ini anak sudah mampu meregangkan atau melemaskan otot-otot tubuhnya.

 

-tahap 3 terjadi pada usia 4-5 tahun pada masa ini anak sudah mampu merespon rangsangan dari luar yang menimbulkan rasa percaya diri atau ragu.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *