Mencukur Rambut Bayi Membuatnya Lebih Tebal?

Cara Perawatan Bayi

Cara perawatan bayi dapat dipelajari dari mana saja. Dari orangtua, teman-teman, internet, TV, dan lain sebagainya. Merawat bayi bukanlah hal mudah karena ada begitu banyak hal yang terjadi dan tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Kali ini saya ingin membahas tentang rambut bayi. Mayoritas orang Indonesia yang beragama Islam mencukur rambut bayi pada hari ketujuh setelah kelahirannya, bersedekah emas sesuai dengan berat rambut, dan menyembelih aqiqah. Setelah dicukur, ada bayi yang rambutnya tumbuh kembali dengan cepat dan lebat, namun ada pula yang pertumbuhannya lama dan tidak merata. Jika sudah demikian, banyak orangtua yang menganggap bahwa mencukurnya kembali akan membuat rambut bayi tumbuh lebih cepat dan lebat. Apakah benar?

Cara Perawatan Bayi

Cara Perawatan Bayi

Sayangnya tidak. Banyak orang yang memiliki pemaham demikian. Tapi nyatanya mencukur rambut tidak akan merangsang pertumbuhan rambut baru menjadi lebih tebal atau lebat. Akar rambut berada di bawah permukaan kulit kepala, dan mencukur rambut (yang mana terjadi di atas permukaan) tidaklah mempengaruhi hal-hal yang terjadi di bawah permukaan kulit. Bagaimanapun, pertumbuhan rambut berhubungan dengan genetik. Jika orangtuanya berambut tebal, pasti anaknya pun akan memiliki rambut tebal, begitu pun sebaliknya. Apabila pertumbuhan rambut bayi anda terbilang sangat lambat, jangan takut. Seiring dengan bertambahnya usia, rambut si kecil akan tumbuh dengan normal. Oh ya, ingatlah untuk berhati-hat saat anda mencukur rambut bayi (saat aqiqah) agar jangan sampai melukai kulit kepalanya apalagi sampai merusak akar rambutnya. Semoga artikel cara perawatan bayi ini bermanfaat untuk anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *