BERMAIN DAN BELAJAR BAGI ANAK BALITA

Bermain dan belajar merupakan bagian penting dalam tumbuh kembang anak balita. dengan bermain dan belajar, maka banyak aspek perkembangan anak yang meningkat, baik dari motorik maupun kognitifnya. Bermain merupakan cara belajar terbaik yang dapat diserap dengan efektif oleh anak.

 

Pada usia balita, anak sudah mengerti banyak hal tentang lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, proses pengajaran pun akan berlangsung lebih cepat dari sebelumnya. Bahkan bukan tidak mungkin, anak balita yang mengawali ajakan untuk bermain atau belajar. Pada tahap ini orang tua harus sigap agar rasa ingin tahu anak dapat segera terjawab.

 

Beberapa permainan yang juga jadi sarana belajar untuk Pertumbuhan anak balita diantaranya barang seni dan kerajinan, blok dan set konstruksi, teka-teki dan permainan peran. Kegiatan berkesenian seperti menggambar dengan crayon, menggambar anggota-anggota keluarga maupun menggunakan gunting plastik akan menambah koordinasi, mendorong kreativitas dan memupuk harga diri balita. Sedangkan permainan konstruksi seperti membangun menara, membuatnya tetap kokoh mendorong sisi pemecahan masalah serta melatih kordinasi tangan dan mata. Apalagi pada usia balita, imajinasi mereka sangat luar biasa dalam membuat bangunan, kendaraan, binatang dan objek lainnya yang tidak terpikirkan sebelumnya. Teka-teki juga bisa melatih aspek psikis dan fisiknya. Di samping itu, anak juga akan mulai mengerti korelasi hubungan spasial antar satu hal dengan hal lainnya ditambah anak mulai dibiasakan berpikir logis. Dan permainan peran akan semakin menguatkan karakter dari balita, juga memberikan mereka banyak pilihan impian di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *