6 Cara Praktis Atasi Kulit Kering

6 Cara Praktis Atasi Kulit Kering

Jika Anda Anda memiliki kulit bersisik, gatal, atau kering, Anda pasti akan sangat membutuhkan pelembut dan pelembab kulit yang terbaik. Kulit yang lembab dan sehat tidak hanya bisa Anda dapatkan dari lotion pelembab kulit saja, tapi juga tergantung dari bagaimana Anda membersihkan kulit setiap hari, kondisi udara di sekitar Anda, dan juga pakaian Anda.Cobalah enam tips berikut ini untuk mengatasi kulit kering Anda.

1.  Warm Yes, Hot No !

Kata dokter kulit Andrea Lynn Cambio, MD., mandi uap atau dengan air hangat bisa jadi dapat merelaksasi tubuh Anda, tapi bagi Anda yang memiliki kulit kering sepertinya itu bukan ide yang baik untuk dilakukan. Masalahnya, uap atau hawa panas yang mengenai kulit dapat menghalangi minyak alami tubuh keluar. Padahal minyak itu sangat membantu melembabkan dan menghalus kulit Anda.

Jadi, jika memang Anda terpaksa mandi dengan air hangat, sebaiknya jangan terlalu lama. Ahli perawatan kulit merekomendasikan, mandi air hangat cukup dilakukan tidak lebih dari 5 sampai 10 menit. Setelah itu, segera keringkan tubuh Anda dengan lembut.

2. Bersihkan Perlahan

Ketika mandi gunakan sabun dengan tekstur soapless . Cambio mengatakan, sabun lembut yang bebas dari aroma adalah pilihan yang bagus. Hindari juga produk yang mengandung deodoran atau aditif antibakteri, karena bisa bersikap keras pada kulit.

Dokter kulit Carolyn Jacob, MD., juga menyarankan pembersih yang mengandung ceramides. Ceramides adalah molekul lemak yang membentuk penghalang luar kulit Anda. Zat ini membantu mempertahankan kelembaban kulit. Baca Juga Cara Sehat Tampil Cantik.

3.  Mencukur  dengan Cerdas

Mencukur bulu tubuh juga dapat mengiritasi kulit yang kering, karena saat itu terjadi gesekan dari minyak alami.

Menurut American Academy of Dermatology , jika Anda ingin bercukur, lakukanlah setelah mandi. Saat itu rambut terasa lebih lembut dan lentur, sehingga mencukur menjadi lebih mudah.

Selalu gunakan krim cukur atau gel, dan bercukur dari arah rambut tumbuh untuk melindungi kulit Anda.

Pastikan pisau cukur tajam untuk menghindari iritasi tambahan.Ganti pisau cukur Anda sesering mungkin, apalagi jika sering digunakan. Jika Anda ingin menggunakan pisau yang telah digunakan sebelumnya, rendam dalam alkoholterlebih dahulu untuk membersihkannya.

4.   Tutupi Tubuh

Paparan sinar matahari langsung merupakan salah satu penyebab utama di balik kulit kering, keriput, dan kasar. Anda dapat membantu mencegah kerusakan kulit yang disebabkan hal ini dengan memakai tabir surya spektrum luas SPF 30 dan berpakaian dengan tepat.

Dalam cuaca dingin, Cambio mengatakan, pastikan untuk mengenakan pakaian dalam berlapis untuk mencegah overheating  dan keringat berlebihan, karena keduanya dapat mengiritasi kulit. Untuk mencegah bibir pecah-pecah kering di musim dingin, gunakan lip balm  yang mengandung tabir surya SPF 15 dan sebisa mungkin menutup bibir Anda denganmasker, scarf, atau mengenakan topi.

Di musim panas, gunakanlah pakaian yang longgar, berlengan, dan menutupi bagian tubuh lain seperti leher. Jangan lupa juga memakai topi.

5.  Gunakan  Moisturizer dengan Tepat

Produk pelembab atau moisturizer  secara sederhana bekerja melembabkan kulityang kering. “Produk p etroleum jelly  sebenarnya sudah sangat bagus,” ujardermatolog Sonia Badreshia -Bansal, MD. Atau Anda bisa menggunakan minyak mineral, krim, atau lotion.

Jika Anda memerlukan sebuah pelembab yang lebih “kaya”, Anda bisa mencari produk dengan kandungan shea butterceramide s , asam stearat, atau gliserin.Leslie Baumann, MD, Direktur Cosmetic Medicine  dan Research Institute  diUniversity of Miami , mengatakan, “Semua kandungan itu dapat membantu Anda menghalangi kulit dari kekeringan.”

Jacobs mengatakan, apapun produk yang Anda pilih, sebaiknya Andamenggunakannya secara konsisten dan rutin untuk mendapatkan manfaat yang luar biasa.

6.   Hangatkan Suhu Dingin

Udara yang dingin justru lebih mampu membuat kulit kering, lho. Oleh karenanya, usahakan untuk membuat rumah Anda tetap hangat di musim dingin.

Anda bisa mengatasinya dengan tidak menggunakan atau mengurangi suhu pendingin di rumah. Atau jika memungkinkan (di Indonesia alat ini memang jarang digunakan) Anda bisa menggunakan humidifier. Dengan alat ini Anda dapat melacak kelembaban ruang dengan meter kelembaban (hygrometer ). Fenicie.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *