Tips Merencanakan Keuangan Sebelum Berlibur

Tips Merencanakan Keuangan Sebelum Berlibur

Libur panjang merupakan kesempatan untuk pulang kampung alias mudik. Tentunya, perlu persiapan khusus sebelum melakukan perjalanan untuk liburan bersama keluarga.

Senior Vice President, Head of Liabilities, Investment and Bancassurance Products Commonwealth Bank Indonesia, Johanes, mengungkapkan, perlu persiapan perencanaan keuangan sebelum melakukan perjalanan mudik, terutama menyangkut masalah dana.

“Mudik biasanya kegiatan tahunan, kita dapat mempersiapkan dana dalam jangka waktu yang lama,” kata Johanes.

Ia juga menyarankan, besarnya dana dapat berpatokan pada tahun sebelumnya ditambah dengan sekian persen dari kenaikan harga-harga. “Untuk yang jarang mudik, tentu saja perkiraan dan perencanaannya harus lebih teliti,” tegasnya.

Selain melakukan perencanaan keuangan, hal lain yang harus diperhatikan adalah berapa lama waktu berlibur, ke mana tujuannya, dan berapa lama waktu yang dimiliki untuk berlibur. Dan juga cara sederhana mengelola keuangan.

Siapkan uang tunai

Sementara itu, terkait dengan masalah perencanaan keuangan, persoalan yang patut diperhatikan adalah biaya transportasi, baik biaya bensin, atau tiket kereta api.

“Yang pasti kita harus biasakan membawa uang tunai, karena tidak setiap daerah tersedia mesin ATM, dan jangan lupa menukarkan uang pecahan kecil untuk dibagikan kepada sanak saudara,” ujarnya.

Perencanaan keuangan selanjutnya adalah menyiapkan kartu kredit untuk berjaga-jaga jika ada keperluan mendadak. Misalnya, ada anggota keluarga yang sakit saat mudik, kartu kredit dapat menutupi biayanya.

“Namun sebelumnya, pastikan kita dapat mengelola biaya setelahnya, akan lebih baik jika kita segera melunasi tagihannya,” jelas Johanes.

Tak hanya itu, untuk memudahkan bertransaksi, pastikan layanan mobile banking dapat diakses dengan baik. Dan, bagi yang suka berlibur ke luar negeri, ada tips khusus mengenai masalah keuangan sebelum melakukan perjalanan.

“Jika menggunakan kartu debet di luar negeri, pastikan kartu tersebut dapat diterima di tempat tujuan berlibur kita,” jelas dia.

Sementara itu, bagi yang menggunakan kartu kredit, satu hal yang harus diperhatikan adalah kurs rupiah yang dikenakan pada tagihan kartu kredit. “Jangan sampai jauh lebih tinggi dari kurs pasar,” ujarnya. Fenicie.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *